Selasa, 13 Agustus 2013

Quote (Mario Teguh)

Diposting oleh Jus Curia Novit di 22.10
Ketulusan cinta sesorang dapat dinilai dari kesediaannya untuk mendengarkan.

Dia pendengar yang baik, bukan karena tidak ada yang bisa dikatakannya.
Dia mendengarkan dengan baik, karena keinginannya untuk membahagiakan jiwa yang dicintainya itu, lebih besar daripada kesenangan yang mungkin bisa didapatnya dari membisingkan dunia dengan kata-kata yang belum tentu membahagiakan kecintaan hatinya.

Pendengar yang baik adalah pengomel yang didiamkan oleh
cinta.
~~~

Seberapa besar penyerahan pria kepada wanita,
bergantung kepada wanitanya.

Pria akan senang dikuasai oleh wanita yang membentuknya menjadi pribadi yang besar.

Maka, jika engkau memimpikan kehidupan yang indah bersama jiwa yang kau cintai, pastikanlah
bahwa engkau menjadi pendamai hatinya, penjernih pikirannya, dan penguat upayanya.

Dan janganlah engkau menjadi penumbuh kemarahannya, pengeruh pikirannya, dan pelemah upayanya.

Pria yang baik, untuk wanita yang baik, dan sebaliknya.
~~~

Adikku yang baik hatinya,

Masa muda adalah masa yang ranum bagi persahabatan yang heboh, fun, dan penuh harapan
besar bagi masa depan.

Tapi, masa itu juga rawan persaingan yang tidak sehat, yang dikeruhkan oleh perilaku para pembenci yang suka mencemooh dan merendahkan sesama anak muda.

Sabarkanlah dirimu.

Haters gonna hate.
Pembenci akan membenci.

Hampir tidak ada apa pun yang bisa mengubah mereka, agar tidak lagi membenci.

Tapi, mengapakah engkau merisaukan perubahan mereka,
padahal perubahanmu sendiri adalah yang saat ini paling penting.

Berfokuslah menjadi pribadi yang terlalu besar untuk mereka kecilkan, dan terlalu tinggi untuk
mereka rendahkan.

Kalian semua akan menua, dan yang berjaya nanti adalah yang sukses, bukan yang sombong saat
muda tapi susah dan minder saat tua.

Sesungguhnya, mindernya anak muda yang sabar dan rajin, akan menjadi kerendahan hati yang mengindahkan pribadimu saat engkau kaya dan berpengaruh nanti.
~~~

Adikku yang hatinya masih mudah marah karena cemooh orang lain, dan yang darahnya
mudah mendidih dengan rencana untuk membalas.

Janganlah merendahkan dirimu sendiri dengan juga melakukan yang dilakukannya.

Katakanlah ...
"Diam adalah jawaban terbaik bagi mulut yang kotor."

Jangan membalas.

Sabarkanlah dirimu.

Lakukanlah yang penting, yang akan menjadikanmu lebih berhasil daripadanya.

Gumamkanlah di dasar hatimu ...


"Lihat saja nanti." 

0 komentar:

Posting Komentar

 

Juice's Life Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review