Aku satu dari 142 juta jiwa yang
memadati Rusia, seorang gadis yang tinggal di sebuah pertanian sekitar lereng Pegunungan
Ural di wilayah Selatan Siberia. Wilayah kami beriklim Tundra, jadi memang
sangat dingin sepanjang hari walaupun musim panas. Bahkan sebagian perairan di
Rusia tertutup es.
Aku sudah lama tinggal bersama
dengan Paman dan Bibiku yang asli masyarakat keturunan Turki yang sudah lama
tinggal di Rusia. Aku sendiri berwajah seperti bidadari dengan mata biru laut
dan hidung mancung. Setidaknya itu yang selalu Bibi katakan padaku saat
mendongengkan cerita puteri dan pangeran dari Kerajaan di Negara yang sangat
jauh dari gubuk pertanian kami. Aku percaya Bibi, aku sungguh sangat menyayangi
Paman dan Bibiku. Karena mereka telah membesarkan aku sampai detik ini.
Pada suatu hari, Paman mengajakku
berjalan-jalan ke pusat kota Siberia, Novosibirsk namanya. Kami pergi ke sebuah
pasar untuk menjual hasil pertanian dari ladang kami. Dengan jaket sulaman
pemberian Bibi dan sepatu boots kulit yang Paman belikan pada musim dingin 3
tahun yang lalu, Aku berkeliling kota Novosibirsk. Aku melihat gedung-gedung
bertingkat dan kesibukan orang-orang dengan bermantel tebal dengan kualitas
bulu Domba nomor satu di Siberia. Negeri ini memang selalu dingin dengan suhu
terendah yang bisa mencapai -71,2 °C, mungkin karena berbatasan langsung dengan
Samudera Artik.
Saat kembali ke ladang, satu anjing
khas daerah sini melompat ke arahku. Yah, Husky. Aku memiliki 5 anjing dengan
ras Siberian Husky. Orang – orang sini sudah menganggap memiliki Siberian Husky
di rumah mereka adalah suatu keharusan. Paman memelihara Husky untuk menjaga
ladang kami dan membantu Paman menarik kereta luncur untuk membawa hasil
ladang.
Husky sendiri merupakan hewan yang
sangat aktif, terlatih untuk menarik kereta luncur, mengembala rusa dan sebagai
anjing penjaga bukan menangkap bola atau fresbee. Aslinya anjing ras ini
dikembangkan oleh masyarakat Chukchi di wilayah Asia Timur. Kebiasaannya
melolong persis Serigala yang memang merupakan hasil persilangan genetiknya
sehingga fisik Husky juga persis dengan Serigala. Walau begitu, Siberian Husky
merupaka anjing yang jinak dan akrab dengan manusia bahkan terlalu baik dan
manja. Husky adalah anjing yang hidup dalam kelompok dan membutuhkan teman, baik
manusia ataupun anjing lainnya. Memiliki bulu yang tebal membuat anjing jenis
ini dapat bertahan pada temperature -50 sampai -60 derajat Celcius loh.
Hari ini salju mulai turun, itu
artinya Natal akan segera tiba, sebenarnya aku ingin pergi ke kota dan membeli
sepasang kaus kaki bermotif pohon Cemara untuk kutaruh di bawah perapian,
kuharap Santa Claus mengabulkan permohonanku seperti di kartun-kartun televisi.
Jika salju pertama mulai turun, Aku sangat suka bermain dengan Husky dan 4
orang temannya. Aku segera meminjam kereta luncur paman dan bermain di ladang
sepanjang sore dengan salju yang mulai menutupi desa ku. Biasanya aku akan
membuat boneka salju yang sangaaat besar dan meminjam daun bawang, jamur serta
wortel Bibi untuk menghias Boneka Salju ku.
Kenapa
Rusia? Ketika para gadis remaja seumuran saya lebih condong ke Korea Selatan
yang sedang booming dengan Style ala K-Popnya, Kimchi dan Oppa atau beberapa
gadis lainnya belok ke Barat, Paris, dengan kemegahan Menara Eiffel yang
romantis beut kalau pacaran di bawah sana. Sedang Saya sendiri bergerak ke
Utara, menuju Rusia.
Rusia menjadi
Negara kedua yang ingin saya kunjungi (setelah Jepang). Selain karena sejarah
peradabannya yang kental, Rusia merupakan Negara yang bagi saya jauh dari gembar-gembor
(Rusia sekarang beda sama Rusia ketika masih menjadi bagian dari Uni Soviet). Komunis,
Ulam Bator, Moscow, Danau Baikal adalah beberapa yang menarik yang sudah saya
pelajari singkat di IPS sekolah dasar.
Rusia
merupakan Negara Federasi. Saya tidak begitu paham seperti apa bentuk Federasi
tersebut. Sama halnya dengan Amerika dengan beberapa Negara Bagian. Saya lebih
paham Negara dengan bentuk Republik atau Kerajaan.
Pendidikan di
Rusia dimulai sejak umur bayi 1 tahun sampai taman kanak-kanak (dari umur 3
tahun) kemudian dilanjutkan sekolah menengah (dari usia 7 tahun) yang disebut
“gimnasium” (semacam sekolah menengah dengan kurikulum yang lebih luas) lalu
sekolah dan sekolah kejuruan, perguruan tinggi (institute, universitas dan
akademi).
Sekolah menengah
terdiri dari 3 tahun sekolah dasar (SD), 6 tahun sekolah menengah utama (SMP)
dan 2 tahun sekolah menengah penuh (SMA). Bedanya, kalau di Indonesia, 6 Tahun
SD, 3 Tahun SMP, 3 Tahun SMA. Pendidikan di Rusia semua gratis, kecuali
perguruan swasta. Asik kan?
Siapa bilang
Rusia itu tidak percaya adanya Tuhan? Agama disini beraneka ragam, Kristen
Ortodoks menjadi agama paling banyak penganutnya di Rusia, kemudian disusul
oleh Agama Islam sekitar 9juta jiwa. Keanekaragaman Agama yang dianut
masyarakat Rusia berpengaruh juga dengan Budaya mereka, jadi beragam pula
kebudayaan yang tercipta.
Kalian pasti
tau Sukhoi kan? Sukhoi merupakan pesawat tempur hasil industri Rusia yang maju
warisan dari pemerintahan Stalin. Pesawat terbang, Tank, Helikopter serta
Senapan Kalashnikov merupakan hasil lain dari indutri Rusia.
Viking, saya
gak tau apa hubungan antara prajurit Viking yang sempat menjarah kekayaan Rusia
dengan supporter Viking Persib yang gak temenan sama The Jack Persija.





0 komentar:
Posting Komentar